KENALI PENYAKIT ANTRAKS

Antraks termasuk penyakit zoonosa, disebabkan oleh Bacillus anthracis bersifat akut dan dapat menimbulkan kematian. Terutama menyerang hewan pemamah biak, dan dapat menyerang hewan mamalia lainnya termasuk manusia. Daerah endermis antraks pada hewan terdapat di Provinsi Sumatra Barat, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Gorontalo.

Bakteri antraks dapat menyerang manusia melalui 3 carayaitu melalui kulit yang lecet, abrasi atau luka, melalui pernafasan (inhalasi) dari spora yang terhirup dan melalui makanan dari bahan makanan yang tercemar kuman antraks misaldaging yang terinfeksi yang dimasak kurang sempurna.

Upaya pencegahan yang bisa kita lakukan bersama antara lain :

  • Melaporkan ke fasilitas pelayanan kesehatan setempat apabila sakit dengan gejala antraks yang mempunyai riwayat kontak dengan hewan sakit.
  • Tidak diperbolehkan menyembelih dan mengkonsumsi daging yang berasal dari hewan yang sakit dengan gejala antraks
  • Mengkonsumsi daging dari hewan sehat yang dimasak hingga matang sempurna dan yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) resmi
  • Segera melapor ke petugas peternakan apabila menemukan ternak sakit atau mati mendadak
  • Tidak membawa hewan sakit keluar masuk di wilyahnya, agar tidak memyebarkan penyakit di wilayah lain
  • Mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau desinfektan dengan hewan yang mati atau sakit dengan gejala antraks.

Sumber : Dirjen P2P Kementrian Kesehatan RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *