Kembali

Mencegah Sakit Gigi dan Mulut Selama Masa Kehamilan

Mencegah-sakit-gigi-dan-mulut-selama-masa-kehamilan

    Mencegah-sakit-gigi-dan-mulut-selama-masa-kehamilan

Sakit gigi dan mulut masih menjadi momok di masyarakat, terlebih lagi ketika terjadi pada ibu yang sedang hamil. Pada ibu hamil apabila kondisi rongga mulutnya bermasalah (sakit gigi atau gusi) tidak boleh asal membeli obat rumahan dan kemudian mengobati diri sendiri. Hal itu karena obat apa yang kita minum juga berpengaruh terhadap janin yang sedang dikandung oleh ibu hamil tersebut. Oleh karena itu menjadi penting untuk mencegah agar pada ibu hamil tidak terkena sakit di gigi dan gusi karena apabila pada ibu hamil sakit di rongga mulut prosedur penanganan menjadi sedikit lebih rumit dan menimbulkan ketidaknyamanan untuk ibu hamil.

Konsep awal sakit gigi, gusi dan jaringan sekitar gigi sebenarnya sederhana, hanya karena kebersihan gigi dan mulut yg kurang (kurang bersih). Namun tentunya untuk membersihkan kondisi rongga mulut ini butuh cara yg benar dan tidak berlebihan. Yang perlu diingat ketika membersihkan gigi dan rongga mulut harus tepat waktu, area, cara.

Ketika gigi dan jaringan sekitar rongga mulut sudah bermasalah, cuman butuh pemicu agar menjadi kesakitan. Pada kondisi ibu hamil biasanya kondisi daya tahan tubuh yang lebih menurun, sehingga lebih rentan untuk mudah terkena penyakit. Selain itu pada ibu hamil kadang ada efek samping mual dan muntah yg menyebabkan asam lambung masuk ke rongga mulut. Hal ini biasanya pada ibu hamil yg membuat giginya menjadi mudah berlubang, sehingga lama-lama akan menyebabkan sakit gigi.

Hal-hal sederhana yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk mencegah sakit gigi dan mulut adalah pertama apabila ada kondisi mual dan muntah segera kumur-kumur dengan air putih untuk menetralkan asam lambung yang masuk ke rongga mulut. Kedua apabila karena kehamilan makan menjadi susah dan hanya bisa makan sedikit-sedikit, makanlah/mengemil dengan interval waktu diatas 1 jam atau minimal 1 jam dan setelah makan kumur-kumur air putih.

Ketiga apabila menggosok gigi mual bisa menggunakan air hangat untuk berkumur dan bahkan boleh membersihkan dengan kasa, karena pointnya bagaimana gigi dan jaringan sekitar gigi bisa bersih dengan optimal. Keempat apabila dirasa ada kondisi gigi dan mulut yang dirasa akan menjadi lebih parah, segeralah periksa ke dokter gigi untuk mendapatkan penangan awal, sehingga tidak berlanjut menjadi sakit gigi.

Jika Anda mengalami keluhan dan ingin melakukan konsultasi bersama Dokter Gigi Puskesmas Pakem, silahkan klik link berikut ini:

Penulis

admin

Administrator dan pengelola informasi resmi website Puskesmas Pakem.

Lihat artikel penulis →

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.